Menu Close

POSITIF COVID-19 MENINGKAT, MASYARAKAT HARUS TAAT

Demak,  23 Juni 2020 – Kejadian luar biasa tentang pandemik covid-19 di Kabupaten Demak sangat membutuhkan pemikiran dan perhatian yang khusus, karena selama tiga minggu di bulan juni 2020 penambahan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sangat signifikan dan Kabupaten Demak menjadi 3 (tiga) besar angka positif covid se-Jawa Tengah, bersanding dengan Kota Semarang dan Kabupaten Magelang. Jumlah orang yang terkonformasi positif di Kabupaten Demak pada tanggal 1 juni 2020 ada 60 kasus, sampai tanggal 23 Juni 2020 sudah mencapai 241 kasus, bisa diartikan perhari ada penambahan 7 sampai 8 kasus baru orang yang terkonfirmasi positif. Apabila dilihat dari table terjadi lonjakan yang sangat tinggi adalah pada tanggal 20 juni, dari sebelumnya 204 menjadi 220 kasus.

Kondisi ini tentunya menjadi pertanyaan, kenapa segala upaya yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan  Covid-19 Kabupaten Demak tidak bisa mencegah “ledakan” orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Berdasarkan penjelasan dari anggota gugus tugas penanganan covid-19 Kabupaten Demak Dra. Endah Cahya Rini, MM, bertambah banyaknya orang yang masuk dalam data positif covid-19 terjadi disebabkan ada beberapa hal :

  1. Semakin gencarnya Tim Gugas melakukan Rapi Test bagi para pedagang, karena pasar dianggap sebagai kluster baru penyebaran covid-19. Total rapidtest yang sudah dilakukan sampai tanggal 22 Juni 2020 sebanyak 6.600;
  2. Banyaknya PDP dari luar Demak dan atau di Demak yang hasil swabtest-nya belum keluar tetapi tidak disiplin melakukan isolasi mandiri, pada saat hasil swab keluar, terkonfirmasi positif;
  3. Masih ada masyarakat yang tidak melakukan protocol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang menjadi masalah adalah menyangkut penangangan jenazah yang diduga atau positif covid dan masih melakukan pertemuan dalam skala besar.

Pemerintah Kabupaten Demak juga melakukan upaya untuk meminta bantuan ke Pemerintah Pusat berupa mobil laboratorium PCR (polymerase chain reaction) agar pemeriksaan swab tidak terlalu lama menunggunya, cukup 45 menit sudah diketahui hasilnya, tidak perlu menunggu sampai 3 hari. Hal ini tentunya menjadi harapan kita semua, agar tim gugus tugas bisa lebih cepat dalam mengampil keputusan atas tindakan terhadap yang positif covid-19, sehingga tidak menyebarkan virus corona.

Segala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Demak tidak akan membuahkan hasil tanpa keterlibatan masyarakat untuk tetap taat dan disiplin menjalankan protocol kesehatan dimanapun berada, terutama pada saat keluar rumah, ke pasar, jama’ah di masjid, dan kalau terpaksa ke tempat berkumpulnya orang banyak dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun , dan menjadikan itu sebagai gaya hidup sekarang.(agp_kominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *